Prestasi Seorang Maurice Pialat
A

Anda yang punya ketertarikan di bidang perfilman pasti sudah tidak asing dengan nama yang satu ini. Amurice Pialat dikenal sebagai salah satu sutradara terbaik asal Perancis. Ia telah begitu banyak menyutradari film-film Perancis. Tak hanya film layar lebar, ia juga menyutradarai beberapa film pendek. Selain dikenal sebagai sutradara, Maurice juga dikenal sebagai penulis skenario dan buku. Beberapa kali, ia juga menjadi aktor untuk film-film buatannya. Ia termasuk salah satu seniman berbakat Perancis yang multitalenta. Karyanya di dunia film sudah tidak diragukan lagi. Ia punya puluhan judul film yang bisa ditonton hingga sekarang. Sebagai penulis, ia juga memiliki beberapa buku, yaitu “Nous ne Vieillirons pas ensemble”, “Begleitubuch”, “Van Gogh”, dan “un Film de Maurice Pialat”.

Sebagai salah satu sutradara terbaik Perancis, ia juga pernah memenangkan beberapa penghargaan. Anda tentu tahu Festival Film Cannes. Ini adalah festival film yang paling bergengsi di dunia. Hanya film-film berbobot yang bisa masuk di festival ini. Penilain sepenuhnya dilakukan oleh juri festival. Tidak semua seniman film bisa menjadi juri. Juri Festifal Film Cannes terdiri dari sejumlah orang yang ahli di bidang film yang dibentuk dari pilihan internasional. Nah, Film Maurice Pialat pernah menjuarai ajang bergengsi ini dalam kategori Palem Emas atau Palme d’Or untuk film terbaik. Judul film yang menjadi pemenang Palem Emas adalah “Under the Sun of Satan” yang dibuat pada 1987.

Selain mendapatkan penghargaan di ajang bergengsi dunia, Festival Film Cannes 1987, Maurice Pialat juga memiliki beberapa penghargaan lain. Film “To Our Loves” atau dalam bahasa Perancis “A Nos Amours” juga mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Film yang diproduksi pada 1983 tersebut mendapatkan penghargaan sebagai Film terbaik pada Anugerah Cesar tahun 1984, Lalu, pada tahun 1983, film ini juga mendapat penghargaan “Louis Delluc Prize”. Lalu, pada Penghargaan Festival Film Venesia tahun 1961, film Maurice Pialat dengan judul Love Exist juga menjadi pemenang sebagai film terbaik.

Dari penjelasan di atas, terbukti bahwa kemampuan Maurice Pialat ini tidak hanya diakui oleh lokal Perancis saja, tetapi juga pihak internasional seperti penikmat poker online dan film klasik. Beberapa penghargaan yang diterimanya menjadi bukti bahwa Maurice memang seorang seniman film yang berbakat. Selama 77 tahun hidupnya, ia sudah banyak menghasilkan karya film dan buku. Beberapa filmnya masih bisa dinikmati hingga sekarang. Meskipun sosoknya tidak lagi ada di dunia, Anda bisa mengenalnya melalui karya-karyanya. Beberapa orang menilai Maurice adalah pembuat film realis. Beberapa lainnya tidak setuju karena tidak semua film Maurice adalah film realis. Nah, bagaimana menurut Anda? Silahkan tonton beberapa filmnya untuk bisa mengategorikan bagaimana Maurice Pialat.

Leave a Reply